Kesadaran Sejati Bagaikan Samudra
(dikutip dari buku "Kesadaran
Sejati Bagian 1 - oleh: Wisnu Prakasa")
Samudra yang sangat luas, menerima segala macam air dari
seluruh aliran sungai. Samudra tidak pernah memilih jenis air yang disukai atau
memilih jenis air yang tidak disukainya. Seluruh air yang mengalir kepadanya,
selalu diterima tanpa perbedaan.
Air sungai kuning di China dan sungai gangga di India yang
disucikan, bahkan air sungai ciliwung yang sangat kotor, semuanya tetap akan
diterimanya tanpa membeda-bedakannya. Seluruhnya diterima tanpa beda, karena
samudra tidak memiliki kemelekatan akan berbagai macam air sungai manapun.
Demikianlah kesadaran sejati para mahluk yang telah membina ajaran
"Pembinaan Kesadaran Sejati" dari Bunda Mulia. Kesadaran sejati mereka
tidak memiliki kemelekatan akan berbagai macam gambaran pikiran yang timbul.