Heaven dan Paradise
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih
SpiritualBagian 15
- Wisnu Prakasa")
Walaupun kata Heaven dan Paradise, sekilas
memiliki makna yang hampir sama. Tetapi, dalam mempelajari dan memahami
pengetahuan spiritual, kedua kata ini memiliki makna dan arti yang berbeda.
Kata Heaven yang banyak diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sebagai "Sorga",
dan Kata Paradise yang kadang diterjemahkan menjadi “Nirwana”, ternyata
dalam prakteknya menjadi sangat membingungkan dalam perbedaan arti dan maknanya.
Hal ini terjadi, karena minimnya pembendaharaan bahasa Indonesia, dan sulitnya
memahami dan mengungkapkan makna yang sebenarnya dari apa yang ingin kita
sampaikan dalam bahasa sehari-hari.
Terlepas dari pengertian yang telah berkembang luas di masyarakat, saya akan
menarik garis pembatas akan makna dari kata Heaven (sorga) dan Paradise
(nirwana).
Pembatasan ini tidak bersifat umum, tetapi lebih saya tujukan bagi para pembina
Dharma Mulia, khususnya bagi umat Golden Mother. Dan bertujuan untuk
mempermudahkan saya dalam menjelaskan apa yang saya maksudkan kepada para umat,
dan mempermudah para umat untuk memahami makna yang sebenarnya dari apa yang
saya maksudkan.
Kata Heaven, yang secara umumnya diterjemahkan sebagai Sorga, merupakan suatu
nama yang menunjukan akan suatu Alam Spiritual Tingkat Tinggi, yang penuh dengan
kebahagiaan. Dengan kata lain, Heaven merupakan Alam Kebahagian, sehingga
para Mahluk yang mencapai Heaven, akan menikmati kebahagian yang luar biasa.
Kata Paradise, yang banyak diterjemahkan menjadi Nirwana (Nirvana), merupakan
suatu nama untuk menunjukan akan suatu Keadaan Alamiah Spiriual Tingkat Tinggi,
dimana alamiah ini jauh melampau konsep kebahagian ataupun penderitaan. Alamiah
Paradise yang demikian, maka di Paradise tidak lagi dikenal Kebahagian atau
penderitaan, kebaikan atau keburukan, karma baik atau karma buruk, dan segala
dualisme.
Setiap mahluk memiliki keunikan masing-masing, sehingga para mahluk juga
memiliki cara dan tujuan yang berbeda-beda dalam pembinaan spiritualnya.
Bagi para mahluk pembina spiritual yang ingin mencapai Heaven, maka yang
memegang peranan penting dalam pembinaan spiritual adalah keyakinan, Amal dan
Perbuatannya (karma).
Dan bagi para mahluk pembina spiritual yang ingin mencapai Paradise, maka yang
memegang peranan penting dalam pembinaan spiritualnya adalah keyakinan dan
Kesadaran Sejati yang jernih.
Lalu timbul suatu pertanyaan, “Masih adakah alam Tinggi lainnya, yang melebihi
Heaven dan Paradise ?”
Dengan pasti saya katakan, “ADA”.
Seperti yang banyak diketahui oleh para mahluk pembina spiritual, bahwa Yang
Maha Esa menciptakan Heaven, dan Para Budha yang menimbulkan Paradise (seperti
Buddha Amitabha dengan Western Paradise-nya).
Alamiah dari Yang Maha Esa ini merupakan alamiah keadaan yang jauh lebih tinggi
dari seluruh Sorga, demikian pula dengan alamiah dari Budha yang jauh lebih tinggi
dari seluruh Nirwana.
— Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta
Thien Cun —