Master spiritual bukan hanya sebagai mahluk
hidup ataupun mahluk manusia biasa, tetapi para master adalah mahluk spiritual
yang memiliki pengetahuan spiritual tentang siapakah dan apakah jati diri para
mahluk yang sesungguhnya. Inilah salah satu sifat dasar alamiah bagi para
master spiritual.
Sebelum mencapai tahap sebagai master
spiritual, seorang master harus dapat menjadi master sejati bagi dirinya
sendiri. Kesadarannya tidak lagi dapat terperdaya oleh gambaran pikirannya,
sehingga pikirannya tidak lagi dapat memperbudak jati diri yang sesungguhnya.
Maka kesadaran yang selalu jernih akhirnya dapat menjadi master sejati dalam
dirinya.
Latihan dan pembinaan kehidupan spiritual
para master spiritual akhirnya membuahkan hasil yang baik sehingga para master
spiritual tidak hanya telah menjadi master terhadap jati-dirinya, tetapi para
master dapat membimbing para muridnya untuk menjadi master dalam kehidupan
spiritualnya.
Dengan kesabaran para master spiritual selalu membimbing
murid-muridnya, tetapi sangat disayangkan tidak seluruh murid dapat memahami
kehidupan spiritual dari gurunya. Beberapa murid banyak membantu dan
mempermudah tugas dari gurunya, tetapi beberapa murid lainnya hanya membuat
tugas dan pengorbanan gurunya menjadi lebih sulit dan sia-sia.