Seorang umat datang bertanya tentang
meditasi kekosongan.
"Para guru besar saya menekankan untuk
bermeditasi kekosongan, tetapi semua pengertian kekosongan sangat
membingungkan. Mohon kiranya penjelasan ?" mohon sang umat
"Sebelum memahami meditasi kekosongan dari
para Guru Besar, sebaiknya anda memahami tentang kekosongan ruang. Apakah
kekosongan ruang itu ada atau tidak ?" tanya saya.
"Kekosongan ruang tentunya ada." Jawabnya
singkat.
"Jika anda mengetahui bahwa kekosongan ruang
itu ada, dapatkan anda mengosongkannya ? Yang ada tentu dapat ketahui, dan
yang ada dan diketahui tentu dapat dikosongkan." Tanya saya lagi.
"Kalau demikian maksudnya kekosongan ruang
itu tidak ada ?" tanya lagi.
"Jika kekosongan ruang itu tidak ada
bagaimana mungkin anda dapat menyimpan barang-barang didalam ruangan yang
kosong ?" tanya saya lagi.
"Saya bingung dengan pernyataan anda."
Jawabnya.
"Sangat baik sekali, pahamilah kebingungan
sekarang ini disaat melakukan meditasi." Kata saya.
"Saya tidak mengerti." Tanyanya lagi.
"Bingung adalah sangat baik. Tidak mengerti adalah
penghalang, karena ketidak pengertian yang membuat anda terjerat dalam
pencarian yang tiada akhirnya." Jelas saya.