Home
Back
Info Dharma
Galleria

Melihat dan Mengalami Ke-Ajaiban
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih SpiritualBagian 3 -  Wisnu Prakasa")

Tidak terasa telah lebih dari 8 tahun saya berlatih ajaran Bunda Mulia (tulisan ini ditulis oleh penulis, pada tahun 1999), waktu demikian cepatnya berlalu dan hampir memasuki masa milenium baru. Lebih dari delapan tahun saya mengenal Wanita Berjubah Biru dan membina ajaran Bunda Mulia, saya telah merasakan begitu banyak perubahan-perubahan dalam diri saya baik secara luar maupun dalam.

Perubahan secara luar adalah perubahan secara bentuk fisik, dimana saya melihat dan mengalami proses penuaan. Perubahan secara dalam sebagai contohnya, saya sekarang telah memahami bahwa secara keseluruhan saya telah menjadi mahluk spiritual.

Delapan tahun yang lampau, pada awalnya saya menganggap bahwa ajaran Bunda Mulia adalah ajaran mistis yang banyak menampilkan keanehan dan keajaiban-keajaiban. Pandangan yang salah ini membuat saya menjadi antipati pada awalnya, tetapi saya sangat bersyukur dengan kesabaran dari Wanita Berjubah Biru yang membimbing saya hingga mencapai pemahaman yang benar tentang ajaran Bunda Mulia. Puji syukur kepada Bunda Mulia, saya benar-benar menyadari bahwa sangat sedikit sekali para mahluk yang dapat memiliki kesempatan untuk terlepas dari belenggu kebodohan karena ketidak-tahuannya.

Setelah membina ajaran Bunda Mulia, saya menyadari bahwa ajaran Bunda Mulia sangat jauh dan berbeda dengan ajaran-ajaran mistis atau ilmu-ilmu gaib. Intisari Ajaran Kemuliaan Bunda Mulia tidak membahas tentang mistis, tetapi Bunda Mulia mengajarkan tentang pembinaan Kesadaran Sejati dan Roh Sejati.

Mereka yang membina Kesadaran Sejati dan Roh Sejati, menyadari bahwa kekuatan mistis maupun kekuatan supranatural lainnya bukan menjadi tujuan pencapaiannya kehidupan spiritualnya. Tujuan pencapaian para umat Bunda Mulia untuk mencapai Kesempurnaan Agung di Sorga Barat Danau Jade.

Banyak umat yang turut bersama dengan saya melakukan puja bhakti dan berziarah bersama maupun dalam membantu para mahluk lainnya, mereka banyak mengalami dan melihat keajaiban menurut pandangannya. Mereka melihat kejadian tersebut sebagai suatu keajaiban, karena mereka melihat kejadian tersebut hanya sebatas alam pikiran dan logika yang mereka ketahui. Bilamana mereka telah memahami alam spiritualnya, mereka tentu tidak akan lagi memandangnya sebagai suatu keajaiban ataupun kegaiban yang aneh.

Walaupun demikian, untuk dapat mengalami dan melihat kejadian yang luar biasa tersebut tentunya dibutuhkan suatu jodoh dan karma baik yang luar biasa. Sungguh suatu berkah yang luar biasa, karena inilah bukti bahwa mereka telah memiliki karma baik yang luar biasa.

Sangat sedikit sekali mahluk yang dapat mengalami seperti apa yang mereka alami. Semoga pengalaman spiritual tersebut dapat banyak bermanfaat bagi kehidupan spiritual mereka, sehingga mereka dapat lebih giat membina kehidupan spiritual.

Pengalaman spiritual oleh mereka yang mengalami secara langsung akan sulit dimengerti oleh mereka yang tidak mengalaminya. Bagi mereka yang belum memiliki karma baik yang cukup untuk merasakan sendiri respon dari kehidupan spiritualnya, berusahalah untuk lebih giat membina kehidupan spiritualnya. Sehingga segala macam karma penghalang yang ada didalam diri dapat cepat terhapuskan.

Sungguh suatu berkah bagi saya untuk memiliki Guru utama, Wanita Berjubah Biru. Beliau dengan sabarnya menuntun saya, agar saya dapat membuka diri dengan kehidupan spiritual. Wanita Berjubah Biru melakukan banyak hal-hal yang sangat luar biasa kepada saya, apa yang saya rasakan dan alami bersama Wanita Berjubah Biru telah melampau batas pengetahuan logika yang telah saya pelajari.

Beliau tidak akan melakukannya kepada mahluk lain, bilamana tidak mempunyai jodoh yang kuat dengannya. Semua ini beliau lakukan atas petunjuk langsung dari Bunda Mulia. Saya mengakui pada awal pembinaan kehidupan spiritual, saya masih menganggap bahwa ilmu pengetahuan dan logika adalah segalanya. Saat itu saya baru saja lulus sarjana dari universitas di amerika dalam bidang computer science, dimana pengetahuan logika merupakan hal yang utama bagi sarjana komputer.

Di awal pembinaan kehidupan spiritual saya ini, saya mengakui banyaknya karma penghalang di dalam diri. Sehingga timbul rasa bingung dan heran yang berasal dari karma penghalang didalam diri. Walaupun telah mengalami sendiri, tetapi selalu menganggap sebagai hal yang kebetulan. Segala teori logika, probability, dan llmu pengetahuan lainnya yang telah saya pelajari disekolah, tidak lagi dapat memberikan keterangan yang memuaskan tentang apa yang saya alami dalam kehidupan spiritual.

Walaupun demikian, saya tetap menganggapnya sebagai suatu kebetulan saja. Bahkan apa yang saya lihat dan alami secara langsung, saya masih menganggapnya hanya sebagai suatu bentuk kekuatan dari pikiran atau telepati. Segala macam alasan saya kemukakan untuk menerima kejadian tersebut agar masuk akal dan logika. Walaupun sejujurnya, hati nurani saya mengakui adanya sesuatu kebenaran diluar jangkauan dari pengetahuan dan logika yang saya ketahui.

Setelah banyak mengalami sendiri kejadian-kejadian yang sulit dijelaskan secara ilmiah dan logika bahkan segala teori probabilitas tidak lagi berlaku. Saya harus mengakui bahwa ada suatu kebenaran lain, walaupun saya sendiri tidak memahami cara kerja prosesnya.

Sebagai sarjana jurusan komputer dan matematika, segala macam logika dan teori probabilitas yang telah saya pelajari tidak dapat diandalkan lagi. Apakah saya masih harus menjadi seorang ilmiah yang keras kepala ? Satu bukti belum cukup, dua bukti belum cukup, hingga berpuluh-puluh bukti yang saya alami sendiri. Akhirnya saya menyadari bahwa sifat keras kepala saya, hanya akan menutup diri untuk lebih maju. Saya mulai belajar memahami apa sebenarnya yang dimaksud oleh Wanita Berjubah Biru.

Setelah beberapa saat mempelajari ajaran dari Wanita Berjubah Biru, saya menyadari bahwa betapa bodohnya diri saya sebelumnya. Ternyata apa yang saya pandang tidak masuk akal dan diluar logika sebelumnya adalah hal yang sangat normal dan logika bagi mereka yang telah memahaminya.

Setelah saya memahami kehidupan spiritual sebagai mahluk spiritual, saya menyadari bahwa hal-hal yang saya anggap tidak logika sebelumnya, hanya karena ketidak-tahuan dan kebodohan saya. Setelah mencapai pemahaman yang sebenarnya, semua menjadi logik kembali. Saya sangat bersyukur atas kesabaran beliau dalam menuntun saya, sehingga saya dapat mempelajari ajaran Bunda Mulia dan dapat menjadi mahluk spiritual.

Saya pernah bertanya kepada guru saya, Wanita Berjubah Biru. Mengapa dirinya tidak pernah berputus-asa ketika saya selalu menghindar untuk mempelajari ajaran Bunda Mulia ? Beliau menjelaskan bahwa semua ini adalah jodoh dan karma. Bunda Mulia telah lama memberikan tugas kepada Wanita Berjubah Biru untuk menemukan dan membimbing saya.

Setelah beberapa tahun mencari tanpa hasil, beliau merasakan semakin sulit karena umur beliau selalu bertambah. Tanpa putus asa beliau membantu para mahluk hingga ke manca negara, sambil berusaha menemukan saya. Akhirnya usaha beliau tidak sia-sia, karena beliau dapat menemukan saya di Amerika dimana saya baru saja menyelesaikan kuliah dan mendapatkan gelar sarjana saya.

Setelah beliau menemukan apa yang dicari, tidak mungkin bagi beliau untuk membiarkan saya pergi begitu saja dengan mudahnya. Dengan rasa cinta-kasih yang mulia dan kesabaran yang luar biasa, Wanita Berjubah Biru selalu membimbing saya. Beliau membimbing saya untuk menjadi master dalam kehidupan spiritual.

Selanjutnya adalah tugas saya untuk membina ajaran Bunda Mulia dengan giat, agar saya menjadi mahluk spiritual yang berguna bagi seluruh mahluk. Beliau menjelaskan bahwa tugas terakhir beliau adalah menuntun dan membina saya agar menjadi seorang master sejati, selanjutnya saya yang melanjutkan tugas beliau untuk menjalankan perintah dari Bunda Mulia.

Sungguh suatu tugas yang sangat tidak mudah, hingga saya tidak berani membayangkan lebih lanjut. Dengan melihat keadaan Wanita Berjubah Biru yang bekerja tanpa hentinya membantu para mahluk, saya tidak tahu apakah saya sanggup seperti beliau. Sungguh suatu tugas yang sangat sulit, tetapi saya salut kepada beliau karena betapa sulitnya masalah yang dihadapi beliau tidak pernah mengeluh.

Saya memohon: "Semoga Bunda Mulia selalu memberikan kekuatan untuk membantu Wanita Berjubah Biru dalam menjalankan tugasnya".

Selain membina ajaran Bunda Mulia, saya juga banyak mengikuti Wanita Berjubah Biru ketika beliau menolong para mahluk. Beratus-ratus orang datang mengunjungi beliau untuk memohon petunjuk dan bantuan tiada hentinya, tetapi beliau tetap menjalankan tugasnya dengan sabar. Usia beliau telah mencapai diatas 70 tahun, bukan hal yang mudah untuk duduk lebih dari 12 jam sehari untuk memberikan pertolongan tanpa hentinya.

Pernah saya menanyakan kepada beliau rahasia yang membuat dirinya begitu super kuat dalam membantu para mahluk. Beliau dengan tersenyum mengatakan kepada saya bahwa energi yang membuat dirinya kuat dalam membantu para mahluk berasal dari pancaran berkah kemuliaan dari Bunda Mulia, dikemudian hari saya akan mengalami hal yang sama dan merasakan sendiri secara langsung.

Beliau juga memberikan penjelasan bahwa selain berkah kemuliaan yang dilimpahkan oleh Bunda Mulia dalam menolong para mahluk, beliau juga merasakan suatu energi kegembiraan yang sulit dijelaskan ketika melihat pancaran kegembiraan secara langsung dari para umat telah terbebaskan dari penderitaannya. Segala rasa lelah dan letih yang timbul dalam membantu para mahluk, akan hilang dalam sekejab ketika penderitaan mahluk tersebut telah teratasi. Inilah keajaiban tertinggi yang sebenarnya.

Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.