Home
Back
Info Dharma
Galleria

Melunasi dan Mengumpulkan Karma
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih SpiritualBagian 7 -  Wisnu Prakasa")

Didalam menjalankan amal terdapat empat kategori umum yang membedakan perbuatan awal beramal. Pertama adalah mahluk yang selalu merasa kurang untuk melunasi hutang karmanya, kedua adalah mahluk yang merasa telah banyak beramal dan mengumpulkan karma baik, dan ketiga adalah mahluk yang tidak memperdulikan kedua-duanya, yang terakhir adalah mereka yang memperdulikan semuanya.

Mahluk kategori pertama adalah mereka yang mempunyai suatu pandangan untuk berbuat amal sebanyak mungkin. Mereka berkeinginan untuk melunasi hutang karmanya secepat mungkin. Hal ini menjadikan penggerak motifasi yang baik bagi dirinya untuk beramal disetiap kesempatan.

Mahluk kedua adalah mereka yang disaat mempunyai kesempatan berbuat amal selalu merasa dirinya telah berbuat banyak amal. Hal ini kadang menjadi dasar alasan untuk menghibur dirinya sendiri agar tidak merasa risau bila tidak beramal.

Mahluk ketiga disaat beramal ataupun tidak merasa tidak perduli. Walaupun mereka tampaknya sangat memahami pengetahuan mereka, tetapi sebagian besar dari mereka sebenarnya merupakan kelompok mahluk yang tidak pernah bersyukur akan berkah dari Yang Maha Pencipta.

Mereka tidak lagi menyadari bahwa Yang Maha Kuasa selalu melimpahkan berkahNya kepada setiap mahluk. Walaupun manusia sudah dapat menciptakan berbagai macam jenis lampu dan penerangan, tetapi Yang Maha Kuasa tidak pernah memerintahkan matahari untuk berhenti menyinari bumi.

Walaupun Yang Maha Kuasa telah mengetahui bahwa hanya sedikit manusia yang mengikuti petunjukNya, tetapi Yang Maha Kuasa tetap mengutus banyak Mahluk Suci untuk membimbing manusia. Cobalah kita renungkan, Yang Maha Kuasa selalu perduli dengan seluruh mahluk. Bagaimana kita dapat tidak perduli dengan seluruh mahluk ?

Kategori yang terakhir adalah mereka yang perduli untuk selalu berbuat amal sebanyak mungkin dan juga mengetahui bahwa dirinya telah berbuat banyak amal. Kategori ini merupakan kategori yang sulit dipahami oleh manusia biasa, karena perbuatan mereka tidak dapat dipahami dengan pikiran tetapi harus dihayati dan dijalankan sendiri.

 

Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.