Home
Back
Info Dharma
Galleria

Membantu Umat Lain
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih SpiritualBagian 7 -  Wisnu Prakasa")

Seorang pengurus utama suatu vihara datang memohon petunjuk ajaran dari Bunda Mulia. Dirinya memohon agar dapat menjadi murid Bunda Mulia, sehingga dirinya dapat membantu dan mengajar umat-umat lain di viharanya.

Permohonan untuk menjadi murid Bunda Mulia dengan berbagai macam alasan lain, sulit untuk dapat dipenuhi. Para mahluk yang mengajukan permohonan seperti ini berarti mereka tidak memahami makna sebenarnya dari mempelajari ajaran Bunda Mulia.

Tahap awal menjadi murid Bunda Mulia untuk membina ajaran Bunda Mulia, tidak ada hubungannya dengan membantu dan mengajar umat lain di vihara. Demikian halnya dengan pengurus vihara ini, mereka tidak memahami tujuan yang sebenarnya sebagai murid Bunda Mulia.

Bunda Mulia menurunkan ajaran "Pembinaan Roh Sejati" dan "Pembinaan Kesadaran Sejati" bertujuan agar para mahluk yang membinanya mempunyai kesadaran sejati yang selalu jernih, dan roh sejati yang terbangkitkan. Dengan kesadaran yang jernih dan roh sejati yang terbangkitkan, maka jalan menuju Kesempurnaan Agung telah terbentang dalam kehidupan spiritualnya.

Para murid Bunda Mulia menyadari dengan sebenarnya bahwa pencapaian kehidupan spiritual harus dilakukan sendiri, Pencapaian kehidupan spiritual tidak mungkin dapat dicapai hanya berdasarkan pemberian atau hadiah dari para mahluk suci lainnya. Pencapaian kehidupan spiritual hanya dapat dicapai bilama para mahluk dapat membina langsung kehidupan spiritualnya.

Untuk membantu umat lain di viharanya, adalah urusan lain yang tidak berhubungan dengan kehidupan spiritual masing-masing mahluk. Walaupun tujuan dan niat dari pengurus vihara ini sangat baik, tetapi harus dipahami bahwa untuk membantu umat lainnya dalam membina kehidupan spiritual, diperlukan suatu kualitas yang lebih baik.

Bilamana hal ini tidak disadari dengan sepenuhnya, seluruh ajaran tidak lagi bermanfaat dan mereka hanya membuang-buang waktu dengan sia-sia. Hal ini bagaikan seorang yang buta, tetapi berusaha menuntun orang-orang buta lainnya. Mereka hanya berputar-putar pada jalur yang sama, hingga akhirnya mereka merasa lelah dan saling menyalahkan.

Mereka yang ingin membantu mahluk lain memahami kehidupan spiritual, setidaknya harus telah membina kehidupan spiritualnya terlebih dahulu hingga mencapai tahap yang lebih tinggi dari mahluk lainnya. Mereka yang telah membina kehidupan spiriutalnya dengan baik, tentu akan lebih mudah untuk menuntun kehidupan spiritual umat lainnya.

Bagi umat yang baru membina kehidupan spiritual tetapi telah menuntun mahluk lainnya, seharusnya mempertimbangkan baik-baik keputusannya. Jangan menjadi orang buta yang menuntun orang buta lainnya, hanya karena telah memiliki pelita minyak. Berhati-hatilah jangan sampai anda saling bertabrakan atau terjatuh kedalam lubang, karena pelita itu akan tumpah dan membakar diri sendiri dan orang lainnya. Akhirnya anda dan umat lainnya akan menganggap bahwa pelita itu sebagai sumber bencana, anda tidak lagi menyadari bahwa kesalahan yang sebenarnya ada pada diri sendiri.

Niat para pengurus vihara untuk membantu umat lain adalah suatu perbuatan yang sangat mulia, tetapi caranya tidak hanya terbatas pada menuntun kehidupan spiritual para umat secara langsung. Dengan menjaga kelangsungan vihara tersebut, menciptakan suasana yang menyenangkan didalam vihara, dan menjaga kebersihan, maka para pengurus vihara telah menunjang dan memperlancar proses pembinaan kehidupan spiritual umat lainnya.

Dengan melakukan latihan dan pembinaan secara bersama-sama yang teratur, maka para umat dan para pengurus vihara akan mendapatkan manfaat yang lebih baik dalam proses pembinaan kehidupan spiritualnya.

Bila memang telah tiba waktunya, maka para pengurus yang memiliki kesadaran sejati yang jernih tentu dapat menuntun umat lainnya yang masih terjerat dalam kemelekatan pikiran. Tetapi semua ini akan terbentuk secara alamiah, karena pencapaian yang sebenarnya tidak dapat dipaksakan.

 

Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.