Home
Back
Info Dharma
Galleria

Mencari Hari Baik
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih Spiritual Bagian 8  - oleh: Wisnu Prakasa")

Salah satu murid utusan dari seorang master terkenal di Amerika, diminta untuk mencarikan hari perkawinan bagi sepasang muda-mudi. Setelah sebulan kemudian, sepasang muda-mudi ini baru menyadari bahwa hari pernikahan yang didapatnya ternyata bertepatan dengan hari raya nasional Nyepi bagi umat Hindu di Bali.

Berhubung murid yang memberikan hari perkawinannya, sudah kembali ke Amerika. Sepasang muda-mudi ini menghubungi saya untuk mengkonsultasikan. Permintaan mereka telah saya tolak hingga beberapa kali, karena menurut saya seorang master spiritual sejati akan mempertanggung-jawabkan segala ucapannya.

Saya hanya dapat menyarankan sepasang muda-mudi ini untuk mencoba mengontak atau menyurati utusan tersebut Atau setidaknya dapat mencoba untuk memohon petunjuk langsung pada guru dari utusan tersebut, yaitu master yang terkenal tersebut. Dasar saya menyarankan demikian, karena hanya seorang guru yang lebih berhak menilai keputusan muridnya.

Satu rahasia alam spiritual yang saya dapat ungkapkan, demi kebaikan para mahluk. Dimana bagi seseorang yang memohon petunjuk spiritual kepada seorang master spiritual sejati. Bila mereka mengikuti petunjuk master ini dengan baik dan benar, maka janganlah kalian sedikitpun meragukan kebenarannya karena kebaikan pasti akan anda dapatkan.

Seandainya ada sesuatu yang kurang baik, sebagai master sejati tentu akan mempertanggung jawabkannya dengan sepenuh hati. Walau memang semuanya juga tergantung dari karma dan jodoh masing-masing setiap mahluk.

Saya ingatkan kembali kepada para mahluk. Jika kalian telah berani memohon petunjuk spiritual dari seorang Master, seharusnya kalian telah siap untuk menerima dan menjalankan petunjuk yang diberikannya. Inilah yang harus anda pahami sepenuhnya.

Bagi seorang master yang memberikan bantuan spiritual kepada mahluk lain. Bila beliau tidak belum memahami keadaan dan kebenaran yang sesungguhnya. Sebaiknya tidak asal memberikan petunjuk dan bantuan spiritual. Hal ini untuk mencegah terjadinya permasalahan yang lebih dalam lagi.

Walaupun seorang master dalam membantu para mahluk lain didasarkan rasa Bodhicitta (kasih sayang) yang tinggi, tetapi juga harus lebih berhati-hati jangan sampai petunjuk yang diberikannya bahkan memperburuk keadaan. Para mahluk memohon dan mengharapkan bantuan dan petunjuk spiritual. Tetapi akhirnya mereka hanya terjerumus ke dalam penderitaan yang lebih dalam lagi. Bila hal ini tejadi, bukankah kita turut andil dalam penderitaan bagi mahluk lainnya.

Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.