Home
Back
Info Dharma
Galleria

Mengikuti Upacara Cauw-Tu
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih SpiritualBagian 5 -  Wisnu Prakasa")

Dalam satu kesempatan perayaan upacara Cauw-Tu di Vihara Se Phi Tang, Hua-Len. Satu rombongan umat dari Indonesia dapat hadir mengikuti upacara Cauw-Tu yang dipimpin oleh Wanita Berjubah Biru.

Didalam rombongan ini terdapat seorang wanita yang telah lebih dari 6 tahun mengalami penyakit yang sangat tidak umum. Wanita ini kadang kala merasakan sakit kepala yang luar biasa, dan juga diikuti oleh rasa takut yang luar luar biasa. Kemudian dirinya lupa segalanya dan kehilangan kesadaran karena dimasuki oleh energi roh lainnya. Dimalam hari dirinya selalu mengalami kesulitan tidur, sehingga selama bertahun-tahun dirinya terbiasa untuk meminum bermacam-macam obat penenang dan obat tidur.

Wanita ini telah banyak memeriksakan dirinya dengan berbagai macam dokter hingga psikater di Indonesia hingga di luar negeri. Dokter memberikannya obat penenang agar wanita ini dapat lebih tenang, tetapi wanita merasa dirinya semakin bergantung kepada obat-obat tersebut.

Teman-temannya bahkan menyebutnya sebagai apotik berjalan, karena setiap hari dirinya harus meminum berbagai macam obat. Para dokter dengan hati tulus telah berusaha untuk membantu wanita ini, tetapi karena penyakit yang diderita wanita ini bukan termasuk penyakit tubuh kasar maka lebih sulit dipahami secara ilmu kedokteran dan ilmu pengetahuan.

Selain dengan cara kedokteran dan ilmu pengetahuan, Wanita ini telah berusaha mencari penyembuhan secara spiritual. Wanita ini kemudian memohon berbagai macam bantuan dari guru-guru besar dan para master spiritual, tetapi rupanya keinginan untuk sembuh belum juga kesampaian. Tetapi rasa ingin sembuh dari wanita ini masih sangat luar biasa. Akhirnya, ketika mendengar tentang adanya Wanita Berjubah Biru di Hua-Len dirinya memutuskan untuk mencoba memohon pertolongan dari Wanita Berjubah Biru.

Setiba di Hua-Len, rombongan in bertemu dengan Wanita Berjubah Biru. Disaat bertemu dengan Wanita Berjubah Biru, wanita ini lalu kemasukan oleh energi roh tersebut. Tampak energi roh tersebut begitu takut terhadap Wanita Berjubah Biru. Wanita Berjubah Biru lalu menolong wanita ini dengan caranya yang tampak sangat sederhana.

Setelah menolong wanita ini. Wanita Berjubah Biru mengizinkan roh tersebut untuk hadir dalam upacara Cauw-Tu. Beliau meminta roh tersebut untuk tidak mengganggu wanita ini lagi.

Akhirnya roh tersebut diikut-sertakan dalam upacara Cauw-Tu, dengan menyiapkan satu meja persembahan dan kertas-kertas persembahan. Tampak pertolongan Wanita Berjubah Biru sangat sederhana dibandingkan dengan para guru besar dan para master spiritual lainnya, tetapi ternyata manfaatnya sungguh luar biasa.

Sejak bertemu dengan Wanita Berjubah Biru, wanita ini tidak lagi merasakan sakit kepala yang luar biasa. Bahkan obat-obatan yang banyak diminum setiap harinya, dapat ditinggalkannya. Segala perasaan takut yang membayangi sebelumnya, tidak lagi dapat mengganggunya, sehingga dirinya tampak menjadi lebih ceria. Sungguh suatu perubahan besar yang benar-benar sulit dijelaskan secara logika dan akal-sehat.

Beberapa minggu kemudian, wanita ini dan anak-anaknya datang berkunjung ke rumah saya untuk mengucapkan terima kasih dan memohon berkah dari Bunda Mulia. Saya sangat bersyukur atas pertolongan dari Wanita Berjubah Biru terhadapnya, wanita ini benar-benar mempunyai jodoh dan karma yang baik sehingga dapat bertemu dengan Wanita Berjubah Biru dan sembuh dari penyakitnya.

Inilah salah satu jalan yang diajarkan oleh Wanita Berjubah Biru kepada saya tentang manfaat upacara Cauw-Tu. Dimana para mahluk dapat saling membantu, sehingga segala dendam, kebencian, kemarahan, permusuhan dapat termusnahkan. Wanita Berjubah Biru selalu menekankan bahwa segala keburukan dapat terhapuskan dengan cepat bilamana dibalas dengan Kemuliaan dan Cinta Kasih.

Sungguh sangat beruntung bagi wanita ini, saya juga menyadari bahwa masih banyak mahluk lain yang mengalami hal yang sama tetapi tidak seberuntung seperti wanita ini yang dapat tersembuhkan. Bagi mereka yang mengalami hal demikian, janganlah berputus asa untuk meminta bantuan dari para dokter hingga guru-guru besar dan master spiritual.

Kembangkanlah karma baik dengan menjalani kehidupan spiritual, memohon berkah dan petunjuk dari guru-guru besar dan master spiritual. Kembangkanlah rasa kemuliaan dan Cinta Kasih terhadap mahluk lain, baik yang tampak maupun yang tidak tampak oleh mata manusia, baik yang berbadan kasar maupun yang berbadan halus.

Berlatih meditasi, rajin membaca mantra, giat mengikuti kebaktian bersama, berderma, melepas binatang, mengikuti upacara Cauw-Tu adalah perbuatan memupuk Kemuliaan dan Cinta Kasih dalam diri. Bilamana telah tiba saatnya, maka segala halangan dan malapetaka dapat terhindarkan.

Wanita ini memang termasuk umat yang rajin bersembahyang ke vihara sejak kecil, dan telah banyak membaca mantra. Kesembuhannya dapat terlaksana juga berkat dirinya yang selalu memupuk karma baik, membantumahluk lain, danjuga adanya berkah yang didapat dari para guru-guru besar dan para master spiritual lainnya.

Semuanya ini menjadikan dirinya mempunyai jodoh dan karma yang lebih baik sehingga dapat bertemu dengan Wanita Berjubah Biru dan menerima berkah dari Bunda Mulia.

 

Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.