Home
Back
Info Dharma
Galleria

Mengimbangi dan Mencegah Karma Buruk
(dikutip d`fari buku "
Kisah-Kasih SpiritualBagian 16 -  Wisnu Prakasa")

Walaupun disaat ini kita telah mendapatkan Ajaran Dharma dari para Guru Spiritual, sehingga kita dapat menjadi umat pembina spiritual. Tetapi alamiah kehidupan di alam samsara ini, membuat kita tidak lepas dari kesalahan dan perbuatan yang tidak baik di masa lalu atau yang akan datang. Sehingga adalah sangat penting bagi para pembina spiritual, untuk selalu giat melakukan pembinaan Tubuh, Ucapan, dan Pikirannya seperti halnya para Guru Besar Spiritual.

Sebagai pembina spiritual adalah sangat penting untuk selalu melakukan pembinaan Tubuh, Ucapan, dan Pikiran agar secepatnya terbebaskan dari akibat karma buruk di masa lalu. Dan selanjutnya, para pembina spiritual akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak mengotori Tubuh, Ucapan, dan Pikirannya.

Kita berusaha mengimbangi karma buruk masa lampau dan yang timbul dari Ucapan dengan banyak membaca mantra-mantra suci, dan berusaha mencegah Ucapan yang menimbulkan karma buruk dengan membaca parita-parita suci.

Kita berusaha mengimbangi karma buruk masa lampau dan yang timbul dari Pikiran dengan banyak melakukan Puja Bhakti, dan berusaha mencegah Pikiran yang menimbulkan karma buruk dengan membina meditasi.

Kita berusaha mengimbangi karma buruk masa lampau dan yang timbul dari Ucapan dengan banyak membaca mantra-mantra suci, dan berusaha mencegah Ucapan yang menimbulkan karma buruk dengan membaca parita-parita suci.

Demikian pula, Kita berusaha mengimbangi karma buruk masa lampau dan yang timbul dari Pikiran dengan banyak melakukan Amal, dan berusaha mencegah Pikiran yang menimbulkan karma buruk dengan melakukan persembahan di meja altar.

Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.