Home
Back
Info Dharma
Galleria

Pemahaman Singkat Puja Bhakti
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih Spiritual Bagian XIII : Wisnu Prakasa")

Syarat utama sebelum melakukan Puja-Bhakti
    adalah menjaga kejernihan Kesadaran,
    dari segala kekotoran dan kemelekatan gambaran pikiran.

Memberikan Persembahan Pada Mahluk Suci:
Bagaikan seorang ibu, yang mempersiapkan makanan anaknya.
Bagaikan seorang ibu, yang memberikan makanan pada bayinya.
Bagaikan seorang pangeran, yang melamar kekasih pujaannya.

Pengundangan Para Mahluk Suci:
Bagaikan seorang ibu yang menyambut kedatangan anak kandungnya,
     yang bertahun-tahun tidak berjumpa.
Bagaikan seorang anak kecil yang menyambut kedatangan ibunya,
     yang lama tidak dilihatnya.
Bagaikan seorang Raja yang menyambut kemenangan putranya,
    dari medan tempur yang bertahun-tahun.

Pembacaan Mantra:
Bagaikan seorang pengemis, yang memohon belas kasihan.
Bagaikan menarik dan mengeluarkan nafas segar di pengunungan.

Pembayangan dan Visualisasi:
Bagaikan membayangkan kekasih pujaan.
Bagaikan seorang ibu, yang merindukan anaknya yang hilang.

Meditasi:
Lembut bagaikan air, tidak tergoyahkan laksana gunung, terang bagaikan sinar matahari, dan jernih bagaikan cermin kristal.

Doa Pertobatan:
Bagaikan orang tua, yang baru membunuh anak bayinya.
Bagaikan setan di neraka abadi, yang memohon ampun dari siksaannya.

Doa Permohonan:
Bagaikan seorang bayi, yang memohon susu dari sang ibu.
Bagaikan orang buta, yang memohon diberikan penglihatan.

Pelimpahan Kebajikan:
Bagaikan memasukan makanan kedalam mulut sendiri.
Bagaikan seorang ibu, yang membagikan oleh-oleh kepada anaknya. 

 

Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.