Para mahluk cenderung untuk menilai
pencapaian seorang orang master dicapainya dengan mudahnya. Kecenderungan
untuk mencapai tingkat pencapaian seorang master, membuat banyak pula
kesalah-pahaman dalam pembinaan spiritual.
Banyak umat yang hanya cenderung mengikuti
berbagai upacara pemberkatan saja, tetapi tidak satupun yang dijalankan dalam
kehidupan sehari-harinya. Banyak pula yang hanya mencari berbagai Guru Besar
di seluruh penjuru dunia, memohon berbagai macam berkah dan ajaran khusus.
Tetapi tidak satupun ajaran dari para Guru Besar ini yang dipahami dan
dibinanya. Banyak pula yang hanya mengumpulkan berbagai macam ajaran, mantra,
dan mudra rahasia. Tetapi tidak satu ajaran, mantra dan mudra rahasia yang
dibinanya dalam kehidupannya.
Kecenderungan ini banyak disebabkan oleh
kesalah pahaman akan pandangan mereka yang tidak memahami, bahwa pembinaan
spiritual untuk mencapai tingkat seorang master spiritual, tidak semudah apa
yang mereka lihat. Pencapaian seorang master spiritual tidak sebatas dengan
menghadiri perayaan keagamaan, tidak diukur dengan banyaknya suru spiritual
yang dimiliki, tidak ditentukan dengan banyaknya ajaran-mantra-mudra rahasia
yang kita ketahui.
Pencapaian seorang master spiritual, jauh
melampaui keterbatasan tersebut. Walau hanya sekali mengunjungi perayaan
keagamaan, walau hanya sekali bertemu seorang guru spiritual, walau hanya satu
ajaran spiritual yang dimiliki, tetapi bila dapat memahami dan membinanya
dengan sepenuh hati. Tingkat pencapaian yang sebenarnya, pasti akan tercapai.
Ada Seorang Master terkenal dari aliran
Tao-Tantra, yang tampak begitu mudahnya mencapai tingkat Master dalam
kehidupan spiritual. Di awali ketika pada suatu kesempatan mengunjungi suatu
vihara ‘I-Wang-Ta-Tie’ bersama ibunya, dan tiba-tiba seorang wanita pertapa
Wanita Berjubah Biru memanggil beliau. Wanita pertama berjubah biru ini
kemudian memintanya bersujud dihadapan para Buddha dan Bodhisattva. Hanya
dengan mengikuti petunjuk wanita pertapa berjubah biru yang sangat sederhana
sekali, Roh Beliau langsung dapat terbangkitkan penuh.
Dengan mencapai tingkat Roh Sejati yang
telah terbangkitkan penuh, kemudian master tersebut dengan mudahnya memahami
segala macam ajaran Dharma. Sungguh suatu kisah perjalan spiritual yang sangat
luar biasa, yang banyak didambakan oleh para umat pembina kehidupan spiritual.
Sehingga sepanjang tahun, banyak para murid
dari master ini yang terus memohon kepada wanita pertapa berjubah biru, agar
mereka dapat diberikan jalan seperti gurunya. Ternyata permintaan-permintaan
mereka tidak ada yang dikabulkan oleh pertapa Wanita Berjubah Biru ini.
Demikian pula dengan para tulku-tulku dari
aliran Tantrayana di Tibet. Hanya sekali bertemu dengan salah satu Guru Besar,
Guru Besar ini kadang langsung menyatakan dirinya sebagai titisan seorang Guru
Besar di kehidupan sebelumnya, bahkan seorang bayi yang masih dikandungan
kadang dinyatakan oleh seorang Guru Besar sebagai inkarnasi tulku. Keadaan ini
membuat para penduduk Tibet cenderung untuk membawa istri yang sedang hamil
dan anak-anaknya untuk bertemu dengan para Guru Besar.
Kisah-kisah kehidupan para Master dan Tulku
yang demikian, merupakan suatu kisah spiritual yang sangat didambakan bagi
para mahluk lainnya. Hal ini bagaikan memenangkan lottery, atau mendapatkan
warisan dari langit. Banyaknya kejadian yang demikian, kadang membuat para
umat cenderung untuk berpikir bahwa pencapaian tingkat spiritual, hanya
sebagai suatu keberuntungan belaka karena bisa dicapai oleh mereka yang
beruntung bagaikan memenangkan lottery saja.
Untuk menambah besarnya kesalah pahaman akan
pencapaian tingkat spiritual para Master dan Guru Besar, Saya tidak banyak
mengungkapkan awal perjalanan kehidupan spiritual saya bersama Wanita Berjubah Biru. Saya lebih mengutamakan pembinaan ajaran spiritual yang saya jalankan.
Walau untuk menambah variasi ajaran, agar
tidak membosankan. Kadang ada umat yang juga mempertanyakan awal perjalanan
pembinaan kehidupan spiritual saya, dan saya terpaksa harus menceritakan
perjalanan awal kehidupan spiritual saya. Dan untuk mencegah kesalah-pahaman
akan mudahnya tingkat pencapaian spiritual bagi para master dan tulku, saya
berusaha mencoba untuk mengungkapkan kebenaran yang sesungguhnya.
Sebelumnya saya memohon maaf yang
sebesar-besarnya kepada para master dan tulku, bila ada kesalah-pahaman atau
kecerobohan saya dalam mengungkapkan rahasia pencapai spiritual mereka. Semua
ini saya jelaskan hanya demi kebahagian seluruh mahluk, sehingga para mahluk
dapat lebih memahami kebenaran alamiah dari pencapaian kehidupan spiritual
para master dan tulku. Dan, semoga para mahluk dapat mengambil manfaat yang
sebesarnya.
Keadaan dan kondisi kelahiran setiap mahluk,
banyak dipengaruhi oleh perbuatan karma masa lampaunya. Inilah kebenaran
alamiah dari dasar hukum sebab-akibat yang ada di semesta alam. Demikian pula
dengan perjalanan kehidupan spiritual dari para master atau tulku. Walaupun
hanya sekali bertemu dengan seorang guru, tetapi mereka dapat akrab dengan
cepatnya. Begitu pula dengan pembinaan ajaran-ajaran dari gurunya, dimana
mereka dapat membina ajaran-ajaran gurunya dengan mudahnya.
Pertemuan, keakraban, dan mudahnya pemahaman
ajaran, dsb. Saya dapat katakan bahwa semua ini adalah bukan suatu
keberuntungan yang begitu saja terjadi. Semua ini dapat terjadi karena mereka
mengikuti alamiah kehidupannya, yang merupakan hasil dari ikatan karma mereka
dimasa lampau.
Para mahluk yang mempunyai karma baik yang
kuat dengan ajaran tertentu, maka cenderung untuk memiliki berkah warisan yang
baik pada kehidupan yang akan datang dengan ajaran tersebut. Berkah warisan
yang dimiliki ini, membuat mereka merasa lebih mudah memahami ajaran-ajaran
tersebut, dibanding mahluk-mahluk lainnya. Inilah yang dinamakan berjodoh
dengan ajaran atau guru tertentu.
Dengan memahami, adanya suatu alamian berkah
warisan yang akan kita bawa pada kehidupan yang akan datang. Maka dalam
kehidupan sekarang ini, para mahluk harus benar-benar berusaha memahami dan
membina ajaran-ajaran spiritual dengan sebaik-baiknya. Sehingga didalam setiap
kehidupan yang akan datang, kita akan tetap memiliki jodoh dan berkah warisan
akan ajaran spiritual yang baik. Dengan memiliki berkah warisan ajaran
spiritual yang baik, maka kita dapat membina kehidupan spiritual kita semakin
lebih baik lagi dalam setiap kelahiran hingga mencapai Kesempurnaan Agung
Sejati.
Inilah salah satu rahasia, mengapa para master dan tulku
dapat mencapai tingkat kehidupan spiritual yang demikian mudahnya. Ternyata
pencapaian mereka, bukan dikarenakan memenangkan lottery dari langit. Tetapi
mereka sebenarnya telah mempersiapkan berkah warisan ajaran spiritual dalam
kehidupan mereka yang akan datang. Sehingga mereka selalu dapat melakukan
pembinaan spiritual dalam setiap kelahirannya hingga mencapai Pecapaian Agung
Sejati.