Home
Back
Info Dharma
Galleria

Pencapaian Spiritual Yang Mudah
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih SpiritualBagian 9 -  Wisnu Prakasa")

Para mahluk cenderung untuk menilai pencapaian seorang orang master dicapainya dengan mudahnya. Kecenderungan untuk mencapai tingkat pencapaian seorang master, membuat banyak pula kesalah-pahaman dalam pembinaan spiritual.

Banyak umat yang hanya cenderung mengikuti berbagai upacara pemberkatan saja, tetapi tidak satupun yang dijalankan dalam kehidupan sehari-harinya. Banyak pula yang hanya mencari berbagai Guru Besar di seluruh penjuru dunia, memohon berbagai macam berkah dan ajaran khusus. Tetapi tidak satupun ajaran dari para Guru Besar ini yang dipahami dan dibinanya. Banyak pula yang hanya mengumpulkan berbagai macam ajaran, mantra, dan mudra rahasia. Tetapi tidak satu ajaran, mantra dan mudra rahasia yang dibinanya dalam kehidupannya.

Kecenderungan ini banyak disebabkan oleh kesalah pahaman akan pandangan mereka yang tidak memahami, bahwa pembinaan spiritual untuk mencapai tingkat seorang master spiritual, tidak semudah apa yang mereka lihat. Pencapaian seorang master spiritual tidak sebatas dengan menghadiri perayaan keagamaan, tidak diukur dengan banyaknya suru spiritual yang dimiliki, tidak ditentukan dengan banyaknya ajaran-mantra-mudra rahasia yang kita ketahui.

Pencapaian seorang master spiritual, jauh melampaui keterbatasan tersebut. Walau hanya sekali mengunjungi perayaan keagamaan, walau hanya sekali bertemu seorang guru spiritual, walau hanya satu ajaran spiritual yang dimiliki, tetapi bila dapat memahami dan membinanya dengan sepenuh hati. Tingkat pencapaian yang sebenarnya, pasti akan tercapai.

Ada Seorang Master terkenal dari aliran Tao-Tantra, yang tampak begitu mudahnya mencapai tingkat Master dalam kehidupan spiritual. Di awali ketika pada suatu kesempatan mengunjungi suatu vihara ‘I-Wang-Ta-Tie’ bersama ibunya, dan tiba-tiba seorang wanita pertapa Wanita Berjubah Biru memanggil beliau. Wanita pertama berjubah biru ini kemudian memintanya bersujud dihadapan para Buddha dan Bodhisattva. Hanya dengan mengikuti petunjuk wanita pertapa berjubah biru yang sangat sederhana sekali, Roh Beliau langsung dapat terbangkitkan penuh.

Dengan mencapai tingkat Roh Sejati yang telah terbangkitkan penuh, kemudian master tersebut dengan mudahnya memahami segala macam ajaran Dharma. Sungguh suatu kisah perjalan spiritual yang sangat luar biasa, yang banyak didambakan oleh para umat pembina kehidupan spiritual.

Sehingga sepanjang tahun, banyak para murid dari master ini yang terus memohon kepada wanita pertapa berjubah biru, agar mereka dapat diberikan jalan seperti gurunya. Ternyata permintaan-permintaan mereka tidak ada yang dikabulkan oleh pertapa Wanita Berjubah Biru ini.

Demikian pula dengan para tulku-tulku dari aliran Tantrayana di Tibet. Hanya sekali bertemu dengan salah satu Guru Besar, Guru Besar ini kadang langsung menyatakan dirinya sebagai titisan seorang Guru Besar di kehidupan sebelumnya, bahkan seorang bayi yang masih dikandungan kadang dinyatakan oleh seorang Guru Besar sebagai inkarnasi tulku. Keadaan ini membuat para penduduk Tibet cenderung untuk membawa istri yang sedang hamil dan anak-anaknya untuk bertemu dengan para Guru Besar.

Kisah-kisah kehidupan para Master dan Tulku yang demikian, merupakan suatu kisah spiritual yang sangat didambakan bagi para mahluk lainnya. Hal ini bagaikan memenangkan lottery, atau mendapatkan warisan dari langit. Banyaknya kejadian yang demikian, kadang membuat para umat cenderung untuk berpikir bahwa pencapaian tingkat spiritual, hanya sebagai suatu keberuntungan belaka karena bisa dicapai oleh mereka yang beruntung bagaikan memenangkan lottery saja.

Untuk menambah besarnya kesalah pahaman akan pencapaian tingkat spiritual para Master dan Guru Besar, Saya tidak banyak mengungkapkan awal perjalanan kehidupan spiritual saya bersama Wanita Berjubah Biru. Saya lebih mengutamakan pembinaan ajaran spiritual yang saya jalankan.

Walau untuk menambah variasi ajaran, agar tidak membosankan. Kadang ada umat yang juga mempertanyakan awal perjalanan pembinaan kehidupan spiritual saya, dan saya terpaksa harus menceritakan perjalanan awal kehidupan spiritual saya. Dan untuk mencegah kesalah-pahaman akan mudahnya tingkat pencapaian spiritual bagi para master dan tulku, saya berusaha mencoba untuk mengungkapkan kebenaran yang sesungguhnya.

Sebelumnya saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para master dan tulku, bila ada kesalah-pahaman atau kecerobohan saya dalam mengungkapkan rahasia pencapai spiritual mereka. Semua ini saya jelaskan hanya demi kebahagian seluruh mahluk, sehingga para mahluk dapat lebih memahami kebenaran alamiah dari pencapaian kehidupan spiritual para master dan tulku. Dan, semoga para mahluk dapat mengambil manfaat yang sebesarnya.

Keadaan dan kondisi kelahiran setiap mahluk, banyak dipengaruhi oleh perbuatan karma masa lampaunya. Inilah kebenaran alamiah dari dasar hukum sebab-akibat yang ada di semesta alam. Demikian pula dengan perjalanan kehidupan spiritual dari para master atau tulku. Walaupun hanya sekali bertemu dengan seorang guru, tetapi mereka dapat akrab dengan cepatnya. Begitu pula dengan pembinaan ajaran-ajaran dari gurunya, dimana mereka dapat membina ajaran-ajaran gurunya dengan mudahnya.

Pertemuan, keakraban, dan mudahnya pemahaman ajaran, dsb. Saya dapat katakan bahwa semua ini adalah bukan suatu keberuntungan yang begitu saja terjadi. Semua ini dapat terjadi karena mereka mengikuti alamiah kehidupannya, yang merupakan hasil dari ikatan karma mereka dimasa lampau.

Para mahluk yang mempunyai karma baik yang kuat dengan ajaran tertentu, maka cenderung untuk memiliki berkah warisan yang baik pada kehidupan yang akan datang dengan ajaran tersebut. Berkah warisan yang dimiliki ini, membuat mereka merasa lebih mudah memahami ajaran-ajaran tersebut, dibanding mahluk-mahluk lainnya. Inilah yang dinamakan berjodoh dengan ajaran atau guru tertentu.

Dengan memahami, adanya suatu alamian berkah warisan yang akan kita bawa pada kehidupan yang akan datang. Maka dalam kehidupan sekarang ini, para mahluk harus benar-benar berusaha memahami dan membina ajaran-ajaran spiritual dengan sebaik-baiknya. Sehingga didalam setiap kehidupan yang akan datang, kita akan tetap memiliki jodoh dan berkah warisan akan ajaran spiritual yang baik. Dengan memiliki berkah warisan ajaran spiritual yang baik, maka kita dapat membina kehidupan spiritual kita semakin lebih baik lagi dalam setiap kelahiran hingga mencapai Kesempurnaan Agung Sejati.

Inilah salah satu rahasia, mengapa para master dan tulku dapat mencapai tingkat kehidupan spiritual yang demikian mudahnya. Ternyata pencapaian mereka, bukan dikarenakan memenangkan lottery dari langit. Tetapi mereka sebenarnya telah mempersiapkan berkah warisan ajaran spiritual dalam kehidupan mereka yang akan datang. Sehingga mereka selalu dapat melakukan pembinaan spiritual dalam setiap kelahirannya hingga mencapai Pecapaian Agung Sejati.

 

— Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun —

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright © 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.