Home
Back
Info Dharma
Galleria

Pencapaian Sulit Dipahami
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih SpiritualBagian 5 -  Wisnu Prakasa")

Tiga tahun yang lalu saya diminta bantuannya oleh seorang wanita, untuk memberikan berkah dan doa kepada ibunya yang mendapatkan musibah terjatuh. Dan mengalami pendarahan di otaknya, karena ada pembuluh darah di otaknya ada yang pecah. Wanita ini dengan menangis memohon agar dapat dibantu didoakan sehingga Bunda Mulia berkenan memberikan pertolongan kepada ibunya.

Saya banyak mendengar tentang wanita ini yang sangat ringan tangan dalam menolong sesama. Mendengar permohonan yang sangat tulus, saya tergerak untuk mencoba memohonkan berkah dari Bunda Mulia agar memberikan jalan terbaik kepada ibu dan anak-anaknya.

Setelah melewati masa krisis, sang ibu akhirnya dapat sembuh . Sangat sulit dipercaya secara akal sehat dan logika. Inilah bukti ketulusan doa dari para anak-anaknya, dan dibantu oleh perbuatan baik mereka dimasa lampau ternyata tidak sia-sia. Saya mengetahui dengan sebenarnya bahwa para mahluk yang selalu berbuat kebaikan dan kebajikan terhadap sesama, akan lebih mudah diberikan jalan dalam menghadapi segala kesulitannya. Inilah salah satu misteri alam yang banyak diketahui oleh para mahluk, tetapi mereka selalu lupa untuk menjalankannya.

Setelah kejadian tersebut dapat terlewati, wanita ini lebih giat berbuat kebaikan dan kebajikan dan mempelajari dharma. Cara wanita ini mempelajari dharma, lebih banyak dilakukan dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Saya memberikan ajaran dharma kepadanya banyak dalam bentuk cerita yang menyangkut kehidupan sehari-hari. Wanita inipun banyak pula menanyakan tentang masalah kehidupan spiritual kepada saya.

Setelah tiga tahun telah berlalu, saya telah melupakan kejadian tentang ibunya yang sakit. Pada suatu hari, saya mendapatkan telepon darinya dan mengabari bahwa ibunya mendadak masuk rumah sakit karena memakan buah durian sehingga mengalami stroke. Wanita ini dengan tenang memohon kepada saya agar turut mendoakan kepada Yang Maha Kuasa untuk memberikan jalan terbaik kepada ibunya.

Dengan tenang wanita ini menjelaskan dirinya juga bersyukur bahwa ibunya telah diberi kesempatan selama 3 tahun oleh Yang Maha Kuasa. Bilamana memang masih diizinkan biarlah sang ibu berkumpul kembali dengannya. Wanita ini menyerahkan seluruhnya kepada Yang Maha Kuasa, karena dirinya yakin bahwa Yang Maha Kuasa akan memberikan jalan terbaik bagi ibunya.

Mendengar kabar darinya, saya melihat suatu perubahan yang jauh berbeda dai wanita ini. Dirinya mengabari kepada saya dengan perasaan yang sangat jauh berbeda dibandingkan tiga tahun yang lalu. Musibah yang sama menimpa ibunya, tetapi dalam menghadapinya sangat jauh berbeda.

Ada yang beranggapan bahwa wanita ini mungkin menahan rasa sedihnya. Saya memahami keadaan wanita ini, karena mengikuti dengan baik perkembangan kehidupan spiritualnya. Wanita ini tidak menahan rasa sedihnya, dirinya tetap merasakan kesedihan seorang anak yang melihat ibunya mendapat musibah. Tetapi kesedihan yang timbul tidak mengganggu dan memperdaya kesadarannya, sehingga dirinya tidak hanyut dalam kesedihan yang berkelanjutan.

Wanita ini juga menjelaskan kepada saudara-saudaranya untuk menyerahkan segalanya kepada Yang Maha Kuasa, tentunya Yang Maha Kuasa lebih mengetahui apa yang terbaik bagi Ibunya. Mendengar perkataan wanita ini, para saudaranya menjadi lebih terhibur sehingga mereka bersama-sama dapat memanjatkan doa-doa dengan lebih tenang.

Mungkin orang lain yang tidak memahami ajaran Dharma akan beranggapan bahwa perhatian dirinya terhadap ibunya jauh berkurang dibanding tiga tahun yang lalu. Saya dapat mengatakan bahwa mereka yang mempunyai pandangan tersebut akan salah besar, karena perhatian dirinya terhadap ibunya tidak berkurang sedikitpun hingga sekarang.

Kalau demikian bagaimana mungkin ? Bukankah sebagai anak akan bersedih bilamana ibunya mendapat musibah. Memang benar kesedihan akan datang bilamana ada kita atau orang yang kita kenal mendapatkan musibah, tetapi kesedihan yang ada jangan sampai menjadi penderitaan. Kesedihan yang timbul pada awalnya adalah sifat alamiah dari interaksi kesadaran dengan keadaan luar, tetapi selanjutnya pikiran para mahluk yang tidak memahami kesadarannya akan menjadikan kesedihan ini sebagai penderitaan yang berkelanjutan.

Walaupun dalam waktu tiga tahun, ternyata wanita ini telah banyak memahami ajaran dharma bahkan mulai menjadi bagian dari kehidupannya. Perjalanan kehidupan spiritual wanita ini masih panjang, tetapi setidaknya pencapaian awal dari wanita ini menjadikan bukti nyata akan manfaat dari ajaran Dharma. Bila anda menanyakan tentang kehidupan spiritualnya, dirinya dengan jujur mengatakan bahwa hanya tahu pas-pas saja. Wanita bukannya merendah diri, tetapi dirinya menjawab dengan sejujurnya.

Walaupun dengan pengetahuan dharma yang minim, tetapi bilamana para mahluk dapat menerapkannya menjadi bagian kehidupannya maka tentu akan lebih bermanfaat. Mempelajari dharma sebanyak-banyaknya tanpa dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, akhirnya hanya menjerumuskan dirinya kedalam pencarian yang tiada hentinya.

Setelah dua minggu dirumah sakit, ternyata Yang Maha Kuasa masih memberikan kesempatan kepada mereka untuk tetap berkumpul bersama. Kuasa Yang Maha Kuasa sungguh-sungguh sulit dipahami oleh para mahluk, demikian pula pencapaian spiritual juga sulit dipahami oleh pikiran para mahluk.

 

Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.