Home
Back
Info Dharma
Galleria

Pribadi Ganda dan Kesurupan
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih Spiritual Bagian 2-  Wisnu Prakasa")

Segi ilmu pengetahuan ilmiah memandang tubuh sebagai dasar utama dalam kehidupan, maka segala analisa dan pemecahan masalah yang timbul selalu dimulai dari penelitian fungsi organ-organ didalam tubuh. Walaupun pengetahuan ilmiah telah berkembang dengan cepatnya, tetapi para ahli ilmiah masih mengakui adanya pengaruh unsur diluar tubuh seperti pikiran, kepribadian, karakter, sifat-sifat, pembawaan, dan sebagainya.

Masalah yang tidak dapat terjawab secara metode ilmiah diserahkan pemecahannya ke metode alternatif lain seperti psikologi. Sehingga ilmu psikologi berkembang pesat kembali setelah beberapa lama terabaikan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan logik yang begitu pesatnya.

Permasalahan yang banyak dipelajari oleh para psikologi lebih banyak menyangkut masalah pikiran, kepribadian, karakter, sifat-sifat, mental, pola hidup, kebiasaan, dsb. Pada umumnya masalah ini bukan bersumber pada masalah fisik ataupun kerusakan organ tubuh. Walau pun tidak menutup banyaknya permasalahan yang timbul dari organ tubuh dan pikiran.

Walaupun telah menggunakan ilmu pengetahuan ilmiah dan ilmu psikologi, ternyata masih banyak misteri kehidupan yang belum terungkap dan sulit dijelaskan baik secara metode ilmiah dan cara psikologi. Untuk membantu pemecahan masalah yang belum terpecahkan, kiranya cara spiritual dan religius dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif tambahan.

Sebagai contoh pada kasus pribadi ganda, walaupun telah banyak dipecahkan secara metode ilmiah dan cara psikologi. Ternyata masih banyak kasus lain yang mirip seperti kasus pribadi ganda. Kasus-kasus tersebut bukan termasuk kelompok kasus pribadi ganda. Kasus-kasus seperti masalah kesambet, masalah kesurupan dan trance. Kesambet, kesurupan dan trance sangat sulit bilamana hanya dipandang dan dipecahkan dengan cara metode ilmiah dan cara psikologi.

Kasus pribadi ganda adalah seseorang merasa mempunyai dua atau lebih kepribadian yang berbeda. Berdasarkan pengalaman pribadi, saya mengakui bahwa banyak kasus pribadi ganda tidak berhubungan sama sekali dengan energi roh dan spiritual. Kasus pribadi ganda sangat berbeda dengan kesurupan maupun trance.

Dimana pada pribadi ganda, yang memegang peranan tetap unsur energi roh yang sama tanpa adanya keterlibatan unsur energi dari luar. Pada kasus kesurupan dan trance akan nyata bedanya, karena adanya keterlibatan unsur energi dari luar lainnya.

Pribadi ganda prosesnya hampir sama seperti mereka yang mabuk minuman keras, atau mereka yang menggunakan obat khusus seperti: ectasy, heroin, ganja, dsb. Mereka yang terpengaruh dibawah minuman keras dan obat-obatan akan merasa mabuk dan kesadaran melemah sehingga dapat berbuat dan berkata di luar kebiasaan normal. Hal ini terjadi karena proses unsur obat dan zat kimia yang merubah signal syaraf yang di terima oleh otak. Walaupun kadang-kala terjadi perubahan perbuatan dan perkataan yang jauh berbeda dari normalnya, tetapi energi roh yang berperan tetap sama.

Dalam kasus kesurupan dan trance, yang memegang peranan adalah energi roh dari luar. Walaupun kadangkala ada kasus tertentu awal terjadinya kesurupan dan trance di mulai dari penggunaan minuman keras, obat-obatan, dan masalah kejiwaan. Dimana mereka yang jiwanya mudah rapuh tergoyangkan baik karena beban mental maupun karena minuman keras dan obat, akan lebih mudah di kuasai oleh energi roh lainnya yang berasal dari luar.

Energi roh yang masuk pada saat keadaan demikian, pada umumnya berasal dari unsur energi roh negatif dan menguasai kesadaran yang lemah. Sehingga para pengikut dan murid Bunda Mulia di sarankan untuk tidak meminum minuman keras ataupun menggunakan obat-obatan yang melemahkan syaraf kecuali dengan alasan yang benar-benar penting.

Walaupun sebenarnya kesurupan dan trance terbagi bermacam-macam. Sebagian bentuk kesurupan dapat dijelaskan menurut kategori sebagai berikut: Sebab dan awal terjadinya , Tingkat kesadaran penuh atau tidak, Persiapkan ataupun kondisi, Energi roh yang berperan, motivasi, manfaat, cara pengundangan, hubungan dengan unsur Roh Suci, ikatan karma, Tingkat energi pelindung, Tingkat kekuasaan yang ada, dsb.

Dizaman sekarang ini banyak manusia yang menyalah gunakan bentuk kesurupan dan trance, sehingga bentuk kesurupan dan trance telah dipandang sebagai suatu hal yang negatif. Dan juga karena ketidak tahuan masyarakat awam tentang kesurupan dan trance, maka banyak muncul orang-orang yang menyatakan dirinya dapat kesurupan dan trance dari roh-roh mahluk tertentu.

Saya tidak mengambil jalur keras yang menyatakan bahwa kesurupan adalah tidak baik, atau menyatakan bahwa ilmu kesurupan adalah ilmu rendah, dsb. Saya sebagai murid Wanita Berjubah Biru yang setiap saat berhadapan dengan dunia spiritual, tidak akan memandang rendah segala perbuatan dan amal baik setiap mahluk dan roh di segala alam. Dengan petunjuk dan kuasa yang saya pegang dari Bunda Mulia, Dewi Yauw Ce Cin Mu. Saya menghargai dan menghormati semua perbuatan baik dari para mahluk yang ingin meringankan penderitaan seluruh mahluk dan yang turut memutar Roda Dharma.

Mereka yang menyalah gunakan maupun mencemarkan para mahluk suci yang menjalankan Dharma agar selalu ingat bahwa hukum karma selalu berlaku. Mereka yang menjalankan kesurupan ataupun trance harus berhati-hati dengan energi roh yang terlibat, karena terlalu banyak roh yang hanya mengaku tetapi mereka bukan yang sebenarnya. Latih dan bina roh sejati terlebih dahulu, karena hanya mereka yang roh sejati benar-benar telah terbina dapat mengetahui dan memahami roh mana yang sebenarnya pantas untuk diundang.

Untuk menghindari kesalah-pahaman tentang kesurupan yang asli dan tidak maupun yang baik maupun yang tidak, saya mengingatkan agar selalu berpegangan pada ajaran dharma dan manfaatnya. Mereka yang benar-benar dilindungi oleh para pelindung dharma yang baik, akan selalu membantu tanpa pamrih dan tidak akan mementingkan diri sendiri.

Mereka yang mempunyai kepandaian dapat menjalankan kesurupan harus selalu menjaga samaya ajaran yang baik demi membantu mahluk lain dan sebagai alat penunjang ajaran Dharma. Hindarilah kesurupan yang tidak terkendali, karena dapat berakibat negatif bilamana telah melampau batas kesadaran. Ingatlah selalu untuk tidak memaksakan kesurupan pada saat tubuh ataupun kesadaran sedang lemah.

Disaat tubuh dan kesadaran dalam keadaan lemah, maka energi Im lebih tinggi menguasai. Dalam keadaan demikian, mereka yang tidak terus berlatih meningkatkan ajaran Dharma akan lebih mudah terjerumus kearah negatif. Sehingga timbulnya kesurupan yang tidak terkendali, karena pengaruh dari unsur roh lain yang tidak bertanggung jawab.

Bilamana hal ini terus berlangsung, akhirnya tubuh mereka akan menjadi lemah dan lapuk. Bagaikan sebuah kendi, disaat kesurupan kita menuangkan air keluar dan disaat bermeditasi kita menambahkan air kedalam kendi. Mereka yang selalu menuangkan tanpa menambahkan akhirnya akan menjadi kendi yang kosong, sehingga tidak bermanfaat lagi bagi dirinya maupun bagi sesama.

Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.