Home
Back
Info Dharma
Galleria

Puncak Kekuatan Meditasi Tertinggi
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih SpiritualBagian 3 -  Wisnu Prakasa")

Banyak mahluk yang melakukan berbagai cara meditasi di berbagai tempat sakral untuk mendapatkan berbagai macam ilmu dan kekuatan gaib. Walaupun segala macam ilmu dapat dimanfaat demi kebaikan dan kebahagiaan para mahluk, tetapi apakah pencapaian tersebut abadi ? Apakah pencapaian tersebut dapat menghadapi alam peralihan kematian agar mencapai kehidupan selanjutnya yang lebih baik? Apakah pencapaian tersebut dapat berguna hingga Pencapaian Agung Sejati?

Segala macam ilmu dan kekuatan gaib adalah baik sebagai bukti dan respon dari hasil latihan meditasi yang tidak sia-sia, tetapi jangan berhenti melanjutkan latihan meditasi hanya karena merasa telah mendapatkan respon atau kekuatan gaib. Berhati-hati dengan respon dan kekuatan gaib yang dirasakan, karena ini dapat menjadi penghalang dalam latihan selanjutnya dan akan menjadi kemelekatan baru yang sangat sulit dilepaskan.

Waspada dengan rasa bangga yang selalu timbul didalam diri, rasa bangga karena merasa telah mendapatkan respon dan kekuatan gaib merupakan manifestasi untuk menganggap rendah para mahluk lain yang belum dapat mencapai tahap ini.

Para mahluk yang terlatih dan terbina, giatlah selalu membina kehidupan spiritual hingga mencapai puncak kekuatan meditasi tertinggi. Puncak kekuatan meditasi tertinggi ini, adalah untuk dapat memotong segala keterikatan dan kemelekatan pikiran yang selalu memperdaya kesadaran. Bilamana telah terbebaskan dari segala keterikatan dan kemelekatan pikiran, maka Pencapaian Agung Sejati akan tercapai.

Demikian pula dengan ‘Ajaran Pembinaan Roh Sejati’, yang pertama kali diturunkan oleh Bunda Mulia di Hua-Len, Taiwan. Ajaran Pembinaan Roh Sejati merupakan ajaran khusus agar para mahluk dapat mengalami dan merasakan sendiri adanya energi spiritual yang nyata dari para mahluk suci.

Para pembina Roh Sejati yang telah terbangkitkan Roh Sejatinya, dapat merasakan langsung seluruh Berkah Mulia dari para mahluk suci. Para pembina Roh Sejati, selalu memahami betapa pentingnya memiliki guru pembimbing. Dengan adanya guru pembimbing utama, maka segala keterikatan dan kemelekatan akan respon dari energi-energi spiritual dapat teratasi.

Para pembina Roh Sejati mengalami secara langsung Berkah Mulia yang mereka terima, para pembina Roh Sejati akan lebih dapat memahami makna sebenarnya dari tujuan pembinaan kehidupan spiritual yaitu untuk mencapai Kesempurnaan Agung, sehingga mereka akan terbebaskan dari godaan dan keterikatan akan kekuatan gaib dan mistis lainnya yang akan menghambat pembinaan kehidupan spiritualnya.

Latihan meditasi dan pembinaan Roh Sejati mempunyai kemiripan dalam merasakan respon energi spiritual. Bagi umat yang berlatih meditasi untuk dapat merasakan respon energi spiritual membutuhkan waktu bertahun-tahun, tetapi bagi para pembina Roh Sejati hanya membutuhkan waktu berbulan-bulan. Walaupun demikian, kedua latihan ini memiliki tujuan yang sama agar mencapai puncak pembinaan tertinggi, yaitu Pencapaian Agung.

 

— Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun —

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright © 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.