Sahabat kehidupan
manusia terbesar adalah Gambaran kemelekatan pikiran masa lampaunya. Dimana
segala kesenangan dan kesedihan yang dialami oleh manusia didalam kehidupannya
akan terus menemani dan membayangi pikiran mereka. Semakin tua hidup manusia,
semakin kuat kemelekatan yang akan membayanginya.
Sungguh sangat disayangkan bahwa segala
kesenangan dan kegembiraan lebih mudah terlupakan, tetapi penderitaan dan
kesedihan yang dihadapinya akan sangat sulit terlupakan. Setiap saat pikiran
akan menimbulkan kembali gambaran penderitaan dan kesedihan masa lampaunya,
sehingga dirinya selalu diliputi dan dikuasai oleh perasaan emosi kesedihan.
Seluruh gambaran kemeletakan pikiran masa lampau akan datang silih-berganti
setiap saat tanpa dapat ditolaknya atau dicegahnya.
Gambaran kemelekatan pikiran masa lampau
selalu datang bergantian menemani manusia setiap saat, sejak pagi hari hingga
malam hari sebelum tidur bahkan didalam mimpi mereka dapat muncul menguasai alam
mimpi para mahluk. Sungguh-sungguh merupakan sahabat yang sangat setia.
Musuh kehidupan manusia yang terbesar adalah
gambaran keinginan masa depannya. Segala keinginan untuk meraih dan mendapatkan
kebahagiaan sebanyak-banyaknya berdasarkan gambaran pikirannya. Setiap mahluk
akan berusaha dengan segala cara untuk memuaskan seluruh keinginan yang timbul
dari pikiran.
Sungguh sangat disayangkan bahwa keinginan
yang timbul tidak dapat terpuaskan selamanya, sehingga akhirnya hanya akan
mendatangkan dan menimbulkan kekecewaan dan kesedihan. Semakin besar keinginan
yang timbul dari gambaran pikiran, maka semakin banyak keinginan yang harus
dicari dan dipenuhi, akhirnya semakin besar pula kekecewaan dan kesedihan yang
akan didapatnya.
Walaupun keinginan mereka dapat terpenuhi,
tetapi kepuasan yang mereka rasakan akan semakin mengecil dan akhirnya hilang
dengan cepatnya tanpa meninggalkan apapun. Kepuasan yang hilang dengan cepatnya
ini, akan menjelma kembali menjadi keinginan lainnya yang harus dipenuhi lagi.
Para mahluk tidak lagi menyadari bahwa keinginan yang mereka cari, semakin lama
akan semakin besar. Para mahluk tidak menyadari bahwa mereka telah diperdaya
oleh keinginan-keinginan yang selalu tidak akan pernah dapat terpuaskan. Mereka
tidak lagi menyadari bahwa diri mereka telah diperbudak oleh musuh-musuh mereka
yaitu gambaran keinginan akan masa depannya yang tidak pernah dapat dipuaskan.
Di zaman sekarang ini, sangat sedikit manusia yang dapat
memahami jati diri kehidupannya. Mereka yang dapat memahami sahabat dan musuh
kehidupannya, adalah para mahluk spiritual yang telah memahami bahwa kehidupan
spiritual adalah kehidupan yang terbebaskan dari kemelekatan akan sahabat dan
musuh kehidupannya.