Saya selalu bersamamu sejak awal,
disaat suka dan duka.
Saya sebagai pendamping setia,
mana saja dan kapan saja.
Sayang sekali, kamu tidak pernah mengenal
saya.
Bahkan kamu tidak pernah
menyadari kehadiran saya.
Kamu merasa sebagai master tunggal dalam
dirimu.
Kamu merasa dapat berbuat segalanya.
Ketahuilah bahwa sesungguhnya…….
Saya adalah master yang sebenarnya.
Kamu hanya sebagai pelayan setia saya.
Apa yang saya inginkan,
selalu kamu kerjakan.
Bila saya bersedih,
kamu lebih bersedih hati.
Bila saya bergembira,
apakah kamu ikut bergembira ?
Semua rasa suka dan duka berasal dari saya.
Kamu selalu menganggap bahwa saya selalu
benar.
Sesungguhnya saya sendiri juga tidak dapat
memahami kebenaran.
Saya kadang meminta segunung emas,
tetapi saya sendiri
tidak mengetahui manfaatnya.
Saya meminta segunung uang,
tetapi itu bukan kebahagiaan yang
sebenarnya.
Ironisnya, kamu selalu berusaha
untuk memenuhi keinginan saya.
Saya tidak mengetahui
mengapa keinginan saya tiada batas.
Walaupun kamu selalu memberikannya,
keinginan saya tidak pernah terpuaskan.
Satu dipenuhi, yang lain timbul.
Semakin lama semakin banyak,
Siapakah Saya ?