Home
Back
Info Dharma
Galleria

Master Lao-Tzu dan Tao-Te-Ching

Berdasarkan bukti peninggalan sejarah, yang ditulis oleh seorang ahli sejarah China terkenal yaitu Suma Xian (Shu Xian), sekitar tahun 100 masehi. Suma Xian melakukan banyak penelitian untuk mengungkapkan tentang kehidupan master Tao Lau-Tzu dan tulisanya yang terkenal ‘Tao-Te-Ching’.

Berdasarkan penelitian sejarahwan Suma Xian,  diketahui memang ada seorang master Tao pada zaman tersebut yang bernama ‘Li Erh’. Selain hidup sebagai pertapa Tao, Master ‘Li Erh’ mengabdikan hidupnya menjadi seorang perpustakaan dan ahli perbintangan di Luoyang, pada zaman pemerintah Raja Wu dari Dinasti Chou.

Menurut Suma Xian, gelar ‘Lau-Tzu’ merupakan suatu gelar Agung yang diberikan kepada seorang Guru Agung Tao atau Master Tinggi Tao pada waktu itu. Suma Xian juga membenarkan bahwa Tao-Te-Ching memang benar ditulis oleh ‘Lau-Tzu’. Hasil penelitiannya juga membuktikan bahwa Tao-Te-Ching hanya dapat ditulis oleh seseorang yang memang benar-benar telah mencapai tingkat Pencapaian Agung Tertinggi dalam ‘Wu-Wei’. Masih banyak penjelasan dan bukti-bukti lainnya dari Suma Xian, yang mendukukng dan membenarkan bahwa Tao-Te-Ching memang hasil karya dari Master ‘Lau-Tzu’.

Berdasarkan pembinaan spiritual saya yang masih sangat singkat, saya juga mengakui bahwa Tao-Te-Ching merupakan salah satu karya spiritual yang sangat tinggi, dan ini hanya dapat ditulis oleh seorang yang benar-benar telah mencapai Kesadaran Sejati Tanpa Batas dalam ‘Wu-Wei’. Bilamana saya harus menjelaskan makna spiritual sebenarnya dari 1 bab saja kepada para mahluk, saya pasti harus menghabis waktu berjam-jam. Dan untuk menuntun para mahluk dalam pembinaan kehidupan spiritual hanya 1 bab saja dari Tao-Te-Ching, saya pasti harus menghabiskan waktu bertahun-tahun. Kesulitan dalam mempelajari dan membina makna spiritual dalam Tao-Te-Ching, karena memang Tao-Te-Ching merupakan satu-satunya intisari dari ajaran Pembinaan Spiritual Tertinggi yang di tulis berupa Kitab.  

Walaupun Tao-Te-Ching merupakan kitab pembinaan spiritual yang sangat sederhana dan pendek, dan hanya mengandung 81 bab saja. Saya menjelaskan bahwa kesederhanaan ini, justru lebih menunjukan intisari yang sebenarnya. Dan sejak lampau hingga sekarang, Kesederhanaan adalah salah satu alamiah dari para Master Tao yang menjalankan pembinaan spiritual ‘Wu-Wei’.

Tao-Te-Ching yang ditulis dengan begitu sederhana dan singkat oleh Master Lao-Tzu, ternyata benar-benar terbukti manfaatnya. Tidak hanya dalam pembinaan kehidupan spiritual, tetapi dalam berbagai bidang lainnya di masyarakat sejak ribuan tahun yang lampau hingga sekarang. Sehingga kita mengenal ajaran Tao yang digunakan dalam berbagai bidang seperti: Tao dalam ilmu bela diri, Tao dalam kesehatan, Pernafasan Tao, Tai-Chi, Kung-Fu, Accupunture, dsb. Bahkan di zaman modern ini, kita mengenal Tao dalam Fisika, Tao dalam Business, Tao dalam Komputer, Tao bagi orang-orang modern, dsb. 

— Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun —

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright © 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.